Friday, January 27, 2012

Konsep ReTweet ( RT ) dan Reply di Twitter

Twitter, sebagai salah satu microblog dan situs jejaring sosial baru, akhir-akhir ini menjadi cukup populer. Dari beberapa informasi yang berhasil saya kumpulkan, pengguna twitter di Indonesia menempati posisi lima besar teratas dari semua pengguna twitter di dunia. Sangat mengesankan bukan. Dari banyaknya pengguna twitter di indonesia ini, muncul sebuah komunikasi dua arah memanfaatkan twitter yang memungkinkan setiap pengguna twitter dapat merespons dan respons balik twitter pengguna yang lain.
Banyak pengguna twitter yang masih bingung bagaimana cara merespons tweet temannya dengan baik dan tidak menimbulkan kebingungan yang akhirnya menimbulkan kesalah pahaman. Memang pihak Developer twitter menyisipkan fitur Reply untuk membalas tweet dari user lain. Meski sudah ada fitur tersebut, masih banyak pengguna twitter yang masih bertanya-tanya dan bingung, hal ini dikarenakan fitur reply pada twitter tidak jelas untuk reply twit yang mana.
Bayak pengguna twitter yang salah kaprah menafsirkan fungsi Retweet ini. Fitur ReTweet yang ada di twitter sesungguhnya difungsikan untuk me-Tweet ulang tweet teman kita sehingga followers kita yang tidak follow teman kita tersebut dapat membaca tweet teman kita tersebut. Namun saking kreatif dan inovatifnya teman-teman pemakai twitter, akhirnya mereka memanfaatkan fungsi RT ini untuk membalas tweet pengguna twitter yang lain, hanya saja mereka perlu melakukan sedikit modifikasi atau edit ReTweet sebelum me-Tweet jawaban tersebut. Dan Edit ReTweet ini hanya bisa dilakukan di luar site utama twitter, entah itu Twitter For Web atau Mobile Twitter yaitu dengan memanfaatkan site pihak ke-3 yang menyediakan layanan Twitter Client seperti, dabr, tweete, ubertwitter, dll.
retweet yang salah
Memanfaatkan fitur ReTweet untuk membalas Tweet teman kita memang tidak salah dan merupakan hal yang sah-sah saja, tetapi alangkah baiknya jika kita melakukannya sesuai dengan fungsi yang ada. Dan terkadang ada beberapa Tweepes (pengguna twitter) yang risih dengan RT yang berulangkali dan bertumpuk-tumpuk (lihat gambar di atas), dan ada juga yang bilang aktifitas seperti ini penuh-penuhin Timeline. Nah lantas bagaiamana cara balas tweet yang bener dan tidak membuat pengguna twitter yang lain merasa risih?
Berdasarkan pengalaman dan apa yang saya liat dari teman-teman yang nge-Tweet, ada cukup banyak cara yang bisa digunakan untuk membalas tweet teman kita tanpa membuat teman kita risih. caranya adalah dengan melakukan reply langsung dan menambahkan re : twit mana yang di reply. Contoh variasinya adalah sebagai berikut :
  1. Reply dengan nama tweet teman di depan disusul tweet mana yang kita reply. Syntaxnya : @namaTwitTeman<spasi>Jawaban atas twit teman kita<spasi>re :<spasi>tweet yang direply. Untuk tweet yang direply usahakan jangan di tulis semua, ambil fokusnya saja biar tidak terlalu menghabiskan character kita. Contohnya liat gambar di bawah ini.
    retweet yang benar, frenavit putra, bodrex, avit
    retweet yang benar, RT, Frenavit Putra, Bodrex, Avit
  2. Reply dengan jawaban di depan kemudian diikuti tweet mana yang kita reply. Syntaxnya : Jawaban tweetnya<spasi>@namaTwitteman<spasi>re :<spasi>tweet yang direply. Hampir sama dengan yang pertama, usahakan tweet yang direply jangan di tulis semua, ambil fokusnya saja. Contohnya lihat gambar di bawah ini.
    retweet
Untuk melakukan reply ini tidak ada fitur khusus atau otomatis, kita melakukan modifikasi dan edit manual. Dan saya rasa tidak ada kesulitan berarti untuk melakukan hal ini.
Nah mudah bukan?? Apa yang saya tulis di postingan kali ini bukanlah pakem atau standar yang harus dipatuhi untuk nge-Tweet, melainkan hanyalah sebuah tulisan berbagi ilmu bagaimana membuat reply tweet yang baik dan tidak membuat risih orang lain. Jika anda masih suka dengan cara RT dan RT yang bertumpuk-tumpuk ya silahkan itu hak anda. Kalo saya lebih suka reply dengan 2 cara di atas.
So.. anda suka reply tweet dengan cara yang mana??

sumber: frenavit.com/konsep-retweet-dan-reply-di-twitter.html

No comments:

Post a Comment